Analytics Active

OVERVIEW

Data Sumber: Kementerian Pertanian, BPS, Bank Indonesia, FAO, dan studi lapangan 2023-2024

Luas Perkebunan

3.4 Juta Ha

98% dikelola rakyat

Produktivitas

1.1 Ton/Ha

Rata-rata nasional

Biaya Logistik

23-24%

Dari total PDB

KENDALA & ANCAMAN UTAMA

Rantai Pasokan Panjang & Tidak Efisien
  • 70% petani menjual dalam bentuk mentah
  • 25-30% margin hilang akibat inefisiensi
  • Rantai: Petani → Pengumpul → Pedagang → Industri → Eksportir
Produktivitas Lahan Rendah
  • Umur pohon rata-rata >50 tahun
  • Penggunaan bibit unggul terbatas
  • Minim perawatan intensif
Infrastruktur & Logistik Lemah
  • 40% petani kesulitan akses transportasi
  • Fasilitas pengeringan tradisional
  • Biaya logistik tertinggi di ASEAN
Perubahan Iklim
  • El Niño meningkatkan risiko kekeringan
  • Perubahan pola hujan
  • Serangan hama & penyakit meningkat

STRUKTUR KONTROL SUPPLY CHAIN

Level Aktor Kontrol Persentase
1 Petani/Rakyat Produksi Primer 98% lahan
2 Tengkulak/Pengumpul Pembelian & Harga 70% pasokan
3 Pedagang Besar Distribusi Regional 3-5 aktor/daerah
4 Perusahaan Pengolahan Ekspor & Standar 15-20% kapasitas
5 Global Trader Pasar Internasional Kontrol harga global

Kesimpulan: Rantai pasok didominasi pedagang besar dan industri pengolahan. Petani sebagai produsen utama memiliki kontrol minimal atas harga dan pasar.

HAMBATAN BELUM TERATASI

Fragmentasi Lahan

Kepemilikan lahan 0,5-2 ha per petani

Sulit mekanisasi & sertifikasi

Ketergantungan Tengkulak

Akses KUR <30% petani

Sistem pembiayaan informal dominan

Infrastruktur Pengolahan

Pengeringan kopra tradisional

Kualitas ekspor rendah

REKOMENDASI STRATEGIS

Percepatan Peremajaan Kebun
  • Skema insentif langsung untuk petani
  • Penyediaan bibit unggul massal
  • Target: 200.000 ha/tahun (saat ini 50.000 ha/tahun)
Coconut Processing Zone
  • Pembangunan di sentra produksi
  • Fasilitas pengeringan modern
  • Pabrik pengolahan terpadu
Penguatan Kelembagaan Petani
  • Koperasi sebagai aggregator
  • Peningkatan posisi tawar
  • Akses pasar langsung